Lowongan Kerja Bank BTN


Lowongan Kerja Bank BTN


Lokernas.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau dikenal dengan Bank BTN adalah sebuah perseroan terbatas yang bergerak dibidang penyedia jasa perbankan milik pemerintah Indonesia. Bank BTN didirikan pada tahun 1987 dengan fokus bisnis pada sektor pembiayaan perumahan. Bank BTN telah tercatat Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 dengan kode saham BBTN.

Visi : Bank BTN adalah menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. 

Misi :

  • Secara aktif mendukung pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui kepemilikan rumah
  • Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan rakyat Indonesia melalui penyediaan rumah yang layak
  • Menjadi home of Indonesia's best talent
  • Meningkatkan shareholder value dengan berfokus pada pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan sebagai perusahaan blue chip dengan prinsip manajemen risiko yang kokoh
  • Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem perumahan dengan menyediakan solusi menyeluruh dan layanan terbaik melalui inovasi digital

Dikutip dari Instagram @homeofbtners diinfokan saat ini Bank BTN membuka kesempatan karir bagi Anda untuk mengisi posisi Security Operation Center Manager (SOC Manager) dan Digital Forensic Senior Officer. 


PERSYARATAN & KUALIFIKASI

Security Operation Center Manager (SOC Manager)

  1. Minimal Pendidikan Sarjana Strata 1 (S1) dari jurusan yang terkait dengan Teknologi Informasi, seperti Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Teknik Elektro, Manajemen Informatika, Statistika atau bidang relevan lainnya.
  2. Memiliki pengalaman kerja di bidang IT minimal 5 tahun dengan pengalaman khusus di bidang Security Operation Center (SOC), monitoring keamanan atau incident response minimal 3 tahun.
  3. Memiliki pengalaman memimpin dan mengembangkan tim SOC (junior, mid-level, senior analyst), serta memastikan kualitas layanan monitoring dan incident response framework, serta proses escalation dan crisis handling.
  4. Memiliki pengalaman dalam melakukan monitoring dan analisis alert keamanan menggunakan tools, seperti SIEM, EDR, NDR, firewall, IDS/IPS, dan teknologi keamanan lainnya.
  5. Mampu merancang, mengembangkan, dan melakukan tuning terhadap use case deteksi, rule correlation, playbook, serta automated response workflow.
  6. Memiliki pengalaman dalam menangani insiden keamanan kompleks dan menjadi escalation point dalam koordinasi respons insiden berdampak tinggi.
  7. Memiliki pemahaman terhadap framework dan best practice keamanan informasi, seperti NIST Cybersecurity Framework, ISO 27001 ISMS, serta referensi threat intelligence, seperti MITRE ATT&CK.
  8. Memahami ketentuan dan regulasi terkait keamanan informasi dan manajemen risiko TI di industri jasa keuangan (OJK, BI, serta standar yang berlaku).
  9. Mampu menyusun laporan eksekutif dan teknis terkait posture keamanan, tren ancaman, serta rekomendasi strategis untuk manajemen dan/atau regulator.
  10. Memiliki pengalaman dalam melakukan investigasi awal (initial triage), analisis insiden keamanan siber, serta koordinasi mitigasi dan remediasi insiden pada lingkungan yang kritikal.
  11. Memiliki pemahaman mengenai pengamanan sistem perbankan, termasuk core banking, sistem pembayaran, e-channel, serta infrastruktur jaringan dan server yang mendukung layanan keuangan.
  12. Lebih diutamakan memiliki sertifikasi di bidang keamanan informasi, seperti CompTIA Security+, CEH, CND, GIAC (GSEC/GCIH/GCIA) atau sertifikasi sejenis lainnya.
  13. Mampu menyusun laporan hasil monitoring dan insiden keamanan secara berkala untuk kebutuhan manajemen dan/atau regulator.
  14. Memiliki kemampuan analitis yang kuat, detail-oriented, mampu bekerja dalam tekanan, serta bersedia bekerja dalam skema shift apabila diperlukan


DESKRIPSI PEKERJAAN

Security Operation Center Manager (SOC Manager)

  1. Melakukan kajian dan research terhadap Threat Intelligence untuk mengetahui perkembangan-perkembangan ancaman siber yang ada.
  2. Monitoring pada seluruh tools keamanan informasi yang dimiliki oleh Bank untuk mengetahui kondisi dari seluruh tools keamanan informasi yang ada.
  3. Melakukan manajemen log dari seluruh perangkat TI Bank untuk memelihara seluruh perangkat TI.
  4. Melakukan analisa tindak lanjut dari threat yang terdeteksi pada sistem TI Bank untuk menyelesaikan permasalahan dari ancaman yang terdeteksi pada sistem.
  5. Melakukan konfigurasi perangkat dan sistem keamanan informasi untuk meningkatkan performance SIEM.
  6. Melakukan penyusunan laporan secara reguler untuk menginformasikan progress threat intelligence dan bug bounty kepada manajemen BTN.
  7. Memiliki pengalaman dalam investigasi insiden keamanan siber, seperti malware infection, data exfiltration, privilege escalation, lateral movement, dan unauthorized access.
  8. Memahami framework dan best practice penanganan insiden dan investigasi digital, seperti NIST SP 800-61, ISO 27037, serta referensi MITRE ATT&CK.
  9. Memahami regulasi dan ketentuan keamanan informasi di industri jasa keuangan, termasuk ketentuan OJK, BI, serta standar ISO 27001 yang berlaku.
  10. Mampu menyusun laporan hasil investigasi forensik secara teknis, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kebutuhan manajemen, audit, regulator maupun proses hukum.
  11. Mampu berkoordinasi dengan tim SOC, infrastruktur, aplikasi, dan risk/compliance dalam proses investigasi dan tindak lanjut perbaikan kontrol keamanan.
  12. Memiliki integritas tinggi, menjaga kerahasiaan informasi, memiliki kemampuan analitis yang kuat, serta mampu bekerja dalam tekanan dan tenggat waktu yang ketat.
  13. Memiliki sertifikasi di bidang digital forensik atau incident response, seperti GCFA, GCFE, CHFI, ENCE, CFCE atau sertifikasi setara menjadi nilai tambah.



PERSYARATAN & KUALIFIKASI

Digital Forensic Senior Officer

  1. Minimal Pendidikan Sarjana Strata 1 (S1) dari jurusan yang terkait dengan Teknologi Informasi, seperti Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Teknik Elektro, Manajemen Informatika, Statistika atau bidang relevan lainnya.
  2. Memiliki pengalaman kerja di bidang IT minimal 5 tahun dengan pengalaman khusus di bidang digital forensik dan/atau incident response minimal 3 tahun.
  3. Memiliki pengalaman dalam melakukan proses digital forensik secara end-to-end termasuk identifikasi, akuisisi, preservasi, analisis, dan dokumentasi barang bukti digital sesuai prinsip chain of custody.
  4. Memiliki kemampuan melakukan analisis forensik terhadap endpoint (Windows/Linux/Mac), server, perangkat mobile, serta analisis artefak sistem, memory, log aplikasi, dan network traffic.
  5. Memiliki pengalaman dalam melakukan investigasi insiden keamanan siber, termasuk analisis root cause, timeline reconstruction, identifikasi indicator kompromi (IOC), serta pemetaan taktik, teknik, dan prosedur (TTP).
  6. Memiliki pengalaman dalam investigasi insiden keamanan siber, seperti malware infection, data exfiltration, privilege escalation, lateral movement, dan unauthorized access.
  7. Memahami framework dan best practice penanganan insiden dan investigasi digital, seperti NIST SP 800-61, ISO 27037, serta referensi MITRE ATT&CK.
  8. Memahami regulasi dan ketentuan keamanan informasi di industri jasa keuangan, termasuk ketentuan OJK, BI, serta standar ISO 27001 yang berlaku.
  9. Mampu menyusun laporan hasil investigasi forensik secara teknis, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kebutuhan manajemen, audit, regulator maupun proses hukum.
  10. Mampu berkoordinasi dengan tim SOC, infrastruktur, aplikasi, dan risk/compliance dalam proses investigasi dan tindak lanjut perbaikan kontrol keamanan.
  11. Memiliki integritas tinggi, menjaga kerahasiaan informasi, memiliki kemampuan analitis yang kuat, serta mampu bekerja dalam tekanan dan tenggat waktu yang ketat.
  12. Memiliki sertifikasi di bidang digital forensik atau incident response, seperti GCFA, GCFE, CHFI, ENCE, CFCE atau sertifikasi setara menjadi nilai tambah.


DESKRIPSI PEKERJAAN

Digital Forensic Senior Officer

  1. Melakukan proses investigasi digital (digital forensic) untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan.
  2. Mengumpulkan bukti-bukti/evidence data yang dibutuhkan untuk mendukung analisa forensik.
  3. Melakukan analisa dari hasil evidence dan juga kesimpulan dari hasil investigasi fraud/cyber crime untuk memperoleh pemahaman lebih mendetail serta hubungan sebab akibat dari kejadian tersebut.
  4. Melakukan kajian dan research terhadap threat intelligence untuk mengetahui perkembangan-perkembangan ancaman siber yang ada.
  5. Monitoring pada seluruh tools keamanan informasi termasuk manajemen log dari seluruh perangkat TI Bank untuk memastikan kondisi keamanan sistem tetap terjaga.
  6. Melakukan analisa tindak lanjut dari threat yang terdeteksi pada sistem TI Bank untuk menyelesaikan permasalahan dari ancaman yang terdeteksi pada sistem.
  7. Melakukan konfigurasi dan optimalisasi sistem keamanan (termasuk SIEM) serta menyusun laporan secara reguler terkait perkembangan threat intelligence dan aktivitas keamanan kepada manajemen BTN.

Periode submit: hingga 21 Maret 2026

Segera daftarkan dirimu ke btn.id/btnrecruitment


GABUNG DI CHANNEL WA DAN TELEGRAM AGAR TIDAK KETINGGALAN INFO LOWONGAN TERBARU SETIAP HARINYA KLIK:

t.me/lokernastelegram - Telegram 

Informasi:
Diharapkan untuk membaca secara keseluruhan informasi dengan teliti
Hanya pelamar terbaik sesuai klasifikasi yang akan diproses untuk mengikuti seleksi selanjutnya
Selama proses rekrutmen tidak dikenakan biaya apapun
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda para pencari kerja dan jangan lupa untuk membagikannya kepada teman atau kerabat yang membutuhkan.

Informasi seputar lowongan kerja BUMN, CPNS & Swasta lainnya kunjungi www.lokernas.com