Lokernas.com - PT LRT Jakarta adalah perusahaan operator transportasi publik berbasis rel ringan yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta, merupakan anak usaha dari PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau JakPro, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pembangunan LRT Jakarta dimulai pada 22 Juni 2016, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-489, dengan PT Wijaya Karya sebagai kontraktor proyek senilai Rp5,29 triliun. Setelah melalui uji coba terbatas sejak Agustus 2018 dalam rangka Asian Games, layanan ini resmi beroperasi secara komersial pada 1 Desember 2019. LRT Jakarta menjadi transportasi publik berbasis rel pertama di Indonesia yang menggunakan sistem articulated bogie, yang memungkinkan kereta melaju dengan stabil bahkan di lintasan berkontur ekstrem sekalipun.
Saat ini LRT Jakarta melayani Fase 1A dengan jalur sepanjang 5,8 km yang menghubungkan Stasiun Pegangsaan Dua di Kelapa Gading hingga Stasiun Velodrome di Rawamangun, mencakup enam stasiun. Armada kereta diproduksi oleh Hyundai Rotem, Korea Selatan, dengan kecepatan operasional rata-rata 50 km/jam dan kecepatan maksimum 90 km/jam. Sebagai moda transportasi rendah karbon yang terintegrasi dengan Transjakarta dan angkutan antarmoda lainnya, LRT Jakarta tengah memperluas jaringannya melalui proyek Fase 1B sepanjang 6,4 km dari Velodrome menuju Manggarai, yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2026 dengan lima stasiun tambahan.
Dikutip dari Linkedin LRT Jakarta, PT LRT Jakarta membuka kesempatan berkarier untuk 1 (satu) posisi Security Management System Section Head. Untuk detail selengkapnya simak di bawah ini.
Kualifikasi :
- Pengalaman kerja 3-5 tahun minimal level Supervisor dengan pengalaman relevan dibidang keamanan pada industri transportasi publik, objek vital nasional atau industri risiko tinggi lainnnya
- Memiliki sertifikat Gada Madya dan/atau Gada Utama (diutamakan)
- Memiliki sertifikat kompetensi sebagai Auditor SMP (Sistem Manajemen Pengamanan) atau Auditor SMK3/ISO dan Menguasai standar ISO 31000 dan mampu Menyusun dokumen Security Risk Assessment (Analisa Risiko Pengamanan), Risk Register, dan Security Plan
- Menguasai implementasi teknis Perpol No. 7 Tahun 2019, Perpol No. 1 Tahun 2023, dan Perban No. 3 Tahun 2020 (Standar Obvitnas)
- Memahami konsep, arsitektur, dan operasional Integrated Security System (CCTV, Access Control, Alarm) serta manajemen Command Center
- Memiliki sertifikat Training Of Trainer Sertifikasi BNSP
- Efektif dalam komunikasi lisan maupun tulisan serta koordinasi dengan pihak internal dan eksternal
Tugas dan Tanggung Jawab :
- Merancang dan mengembangkan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) perusahaan untuk memastikan keselarasan dengan strategi bisnis dan regulasi Obvitnas;
- Menyusun perencanaan anggaran tahunan (Budgeting) untuk kebutuhan Manpower, Device, & System agar efisien dan tepat sasaran;
- Mengelola, menyusun dan memperbarui dokumen mitigasi risiko seperti Security Risk Assessment (Analisa Risiko Pengamanan), Risk Register, HIRADC, dan IADL untuk seluruh area operasional dan proyek baru (Fase 1B);
- Mengelola implementasi SOP Keamanan,Melakukan supervisi administrative terhadap kontrak vendor dan Mengelola program audit SMP internal/eksternal secara berkala dan memverifikasi status perbaikan temuan
DAFTAR SEKARANG
23-24 Juni 2026
.jpg)